Tuesday, March 22, 2011

3 Tips Atasi Ejakulasi Dini

Setiap pasangan suami-istri (pasutri) pasti mendambakan kehidupan berumah-tangga yang aktif dan harmonis. Bagimanapun, hubungan seksual merupakan surga dunia yang dapat dijalankan oleh pasangan suami istri sekaligus sebagai salah satu ungkapan cinta kasih pasangan. Namun, tidak selamanya hubungan seksual berjalan sesuai dengan keinginan. Ada kalanya suami terkena masalah disfungsi seksual seperti gangguan gairah, disfungsi ereksi, ejakulasi dini dan lainnya. Ejakulasi dini sangat umum terjadi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa 1 dari 3 pria yang aktif secara seksual (33%) menderita ejakulasi dini. Ejakulasi dini dapat terjadi pada pria dengan segala usia meskipun lebih sering terjadi pada pria muda dengan berbagai latar belakang kehidupan.

Apa sih Ejakulasi Dini?

Istilah ejakulasi dini mungkin tidak seterkenal disfungsi ereksi. Pria yang mengalami ejaku!asi dini masih mampu mencapai ereksi dan melakukan hubungan seksual walaupun ejakulasinya terlampau cepat terjadi. Prof Wimpie Pangkahila menjelaskan bahwa sebenarnya ada beberapa pengertian yang dianut oleh para ahli mengenai ejakulasi dini, yaitu:
  1. Batasan ejakulasi dini didasarkan pada waktu tertentu ketika terjadi ejakulasi.
  2. Ejakulasi dini ditentukan oleh berapa kali seorang pria mampu melakukan gerakan ketika berhubungan seksual sebelum terjadi ejakulasi.
  3. Ejakulasi dini diartikan sebagai ketidakmampuan menahan ejakulasi sampai pasangannya mencapai orgasme.
  4. Ejakulasi dini ditentukan oleh mampu tidaknya pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya.
Berdasarkan pengertian yang keempat, maka ejakulasi dini berarti ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi dalam waktu singkat, yang tidak sesuai dengan keinginannya, sedangkan ejakulasi sendiri adalah peristiwa penyemburan air mani ke luar secara mendadak yang menandai klimaks bagi pria. Tampaknya pengertian keempat yang kini lebih dapat diterima.

Ejakulasi dini tidak datang dengan sendirinya pada pria, melainkan ada penyebabnya. "Ada penyebab psikis seperti stress berkepanjangan, kebiasaan ingin cepat selesai ketika melakukan hubungan seksual," ungkap Prof Wimpie Pangkahila. Tidak hanya itu, lebih lanjut Prof Wimpie Pangkahila yang merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menjelaskan, "Ada penyebab fisik terutama kurang berfungsinya serotonin yang berfungsi menghambat." Gangguan kontrol saraf yang mengatur peristiwa ejakulasi juga diduga menjadi penyebab terjadinya ejakulasi dini. Sayangnya, pria dengan disfungsi ereksi pada umumnya mengalami ejakulasi dini. Sebaliknya, pria dengan ejakulasi dini pada akhirnya dapat mengalami disfungsi ereksi.

Ejakulasi dini (edi) merupakan problem besar bagi pria. Pria edi umumnya akan minder terhadap pasangannya karena tidak mampu memuaskannya. Di sisi lain, si pasangannya bisa menerima atau sebaliknya (uring-uringan). Bagi Anda yang merasa sebagai pria edi, silakan simak dan praktikkan ketiga tips di bawah ini. Mohon dicatat, ini sekedar tips yang bisa saja berhasil atau sebaliknya mengatasi ejakulasi dini.

1. Latihan senam kegel
Saat akan berkemih, tahan urine yang akan keluar selama setengah menit. Lalu, keluarkan. Lakukanlah kegiatan ini hingga tiga kali penahanan selama berkemih. Praktekkanlah teknik ini saat berhubungan intim dengan pasangan. Jika rutin dilakukan, maka masa tercapainya ejakulasi akan lebih lama.

2. Teknik stop and start
Saat merasa akan mencapai ejakulasi, cabutlah Mr P, dan tekan kepala Mr P dengan jempol ke arah kiri, lakukan perlahan. Setelah terasa aliran sperma terhenti, lanjutkan kembali aktivitas seksual.

3. Mengurangi tingkat gairah seksual
Cara ini jarang sekali digunakan, pasalnya Anda harus berpikir tidak sedang berhubungan intim. Dengan kata lain Anda harus membuang pikiran tentang seks, dan mengkhayalkan sesuatu yang bisa mengalihkan kenikmatan seksual tersebut
  • Share

Artikel Menarik Yang Lain:



Hasil Pencarian Untuk Artikel Ini :

Searching...
 

Copyright © 2010 Jogza Vista | MATARAM 99. All Rights Reserved. Powered by Prista Fantasia and Distributed by Tembang Lawas | Tivi Star | AMA Compuhouse